Bahasa
1. Bahasa Pengantar
Sepertipada umumnya bagian negara Indonesia yang merdeka lainnya, masyarakatKalimantan Tengah menggunakan bahasa Indonesia sebagai bahasapengantar. borneo merdeka Sebagian besar masyarakat Kalimantan Tengah(sekitar 60%) terutama di daerah perkotaan telah mengenal danmenggunakan bahasa Indonesia dalam berkomunikasi, terutama sebagaibahasa pengantar di pemerintahan dan pendidikan. Pelajaran Bahasa Indonesia telah diajarkan kepada para siswa sejakbangku sekolah dasar.

2. Bahasa Sehari-hari
Keberagamanetnis dan suku bangsa menyebabkan Bahasa Indonesia dipengaruhi berbagaidialek. Namun kebanyakan bahasa daerah ini hanya digunakan dalamlingkungan keluarga, kegiatan adat setempat dan tempat tinggal, tidak digunakan secara resmisebagai bahasa pengantar di pemerintahan maupun pendidikan. Sebagianbesar penduduk Kalimantan Tengah terdiri dari suku bangsa Dayak. Sukubangsa Dayak sendiri terdiri atas beberapa sub-suku bangsa. BahasaDayak Ngaju adalah bahasa Dayak yang paling luas digunakan diKalimantan Tengah (lingua franca), terutama di daerah sungai Kahayan dan Kapuas, bahasaDayak Ngaju juga terbagi lagi dalam berbagai sub bahasa seperti bahasaDayak Katingan dan Rungan.
Selain itu Bahasa Ma'anyan dan Ot'Danum jugabanyak digunakan. Bahasa Ma'anyan banyak digunakan di daerahaliran sungai Barito dan sekitarnya, setidaknya terdapat dua jenis dan dialek bahasa yang serumpun yaitu bahasa Ma'anyan dan bahasa Dusun (Dusun sub suku yang tinggal di dalam suku Ma'anyan). Sedangkan bahasa Ot'Danum banyakdigunakan oleh suku Dayak Ot'Danum di hulu sungai Kahayan dan Kapuas.
Juga terdapat bahasa Siang yang berasal dari suku Dayak Siang (Tanah Siang), bahasa Taboyan dari suku Taboyan dan bahasa Bakumpai dari suku Bakumpai. Masing-masing suku memiliki bahasa dan dialek mereka sendiri, inilah sebabnya kenapa bahasa suku Dayak sulit dipelajari oleh para pendatang, sangat berbeda dengan bahasa yang terdapat di pulau Jawa misalnya Jawa Tengah dan Jawa Timur yang masih memiliki kemiripan arti dan makna dalam bahasanya.
Kelompok masyarakat pendatang juga memberikan keragaman bahasa bagimasyarakat Kalimantan Tengah. Bahasa yang cukup sering digunakan dalamkehidupan sehari-hari adalah bahasa Banjar karena memiliki kedekatangeografis dengan daerah Kalimantan Selatan yang mayoritas dihuni olehsuku/orang Banjar, dan cukup banyak orang Banjar yang merantau dan berdagang keKalimantan Tengah.

(Ilustrasi)
Pernah suatu saat teman saya meminta kepada saya agar mengajarinya bahasa Dayak, karena dia ingin mendekati seorang gadis di kampusnya, gadis itu berasal dari suku Dayak : "maukah kamu memberi tahu saya...apa bahasa Dayaknya aku cinta padamu..."
Saya hanya bingung, bagaimana harus menjawabnya, lalu saya balik bertanya padanya : "berasal dari suku Dayak manakah gadis itu?"
Dia katakan : "Gadis itu sepertinya berasal dari suku Dayak Kenyah"
Aku tersenyum dan berkata : "saya tidak dapat memberitahu kamu sebutan Dalam bahasa Dayak aku Cinta Padamu...sebab dia pasti tidak akan mengerti"
Teman ku bingung, lalu bertanya : "bukankah kalian sama-sama dari suku Dayak?"
Aku menjawab : ya benar kami sama-sama dari suku Dayak...tapi dari suku yang berbeda...aku dari suku Dayak Ngaju campuran suku Dayak Dusun sedangkan dia dari suku Dayak Kenyah..., itu artinya bahasa kamipun jauh berbeda"
Temanku hanya garuk-garuk kepala semakin bingung....


ke halaman sebelumnya

print this page Print halaman ini